Selebrasi Berlebihan, 2 Pemain Club Brugge Diusir Wasit

Selebrasi Berlebihan, 2 Pemain Club Brugge Diusir Wasit – Dua pemain Club Brugge, Krepin Diatta dan Clinton Mata, diusir dari lapangan pas klub asal Belgia itu bertandang ke kandang Galatasaray di dalam kelanjutan matchday kelima Liga Champions 2019-2020, Pasang Bola Rabu (27/11/2019) di Stadion Turk Telekom Arena. Penyebabnya dikarenakan mereka berdua lakukan selebrasi secara berlebihan.

Selebrasi Berlebihan, 2 Pemain Club Brugge Diusir Wasit

Dalam pertandingan selanjutnya tim tuan tempat tinggal dipaksa bermain imbang 1-1. Padahal, Galatasaray mengawali laga dengan terlampau bagus dikarenakan unggul lebih pernah terhadap menit ke-11 lewat gol Adem Buyuk.

Sementara, Club Brugge baru menyamakan kedudukan pas tambahan pas babak kedua. Gol penyama skor dicatatkan Krepin Diatta terhadap menit 90+2′.

Kejadian menarik berlangsung setelah gol selanjutnya tercipta. Para pemain Club Brugge merayakan gol selanjutnya secara berlebihan.

Hasil imbang selanjutnya membawa dampak kesempatan Club Brugge mengakhiri klasemen Grup A di kronologis ketiga semakin terbuka. Posisi selanjutnya dapat membawa dampak Club Brugge lolos ke Piala Europa.

Wajar pastinya kalau para pemain Club Brugge merayakan secara berlebihan. Terutama sang pencetak gol Club Brugge yang meluapkan kegembiraannya dengan melewatkan jerseynya di pojok lapangan.

Hal selanjutnya membawa dampak penyerang Club Brugge itu mendapat kartu kuning. Tapi Diatta tampaknya lupa kalau pada mulanya telah terima kartu kuning. Kondisi itu pastinya membawa dampak Diatta telah mengoleksi dua kartu kuning dan diusir wasit dari lapangan.

Namun, Diatta bukan satu-satunya pemain yang diusir. Rekan setimnya, Clinton Mata terhitung wajib dikeluarkan wasit setelah menendang tongkat bendera sepak pojok pas merayakan gol Diatta.

Seperti halnya Diatta, Clinton Mata terhitung tampaknya lupa kalau telah meraih kartu kuning. Mata ulang mendapat kartu kuning sekaligus diusir wasit dikarenakan menendang tongkat bendera sepak pojok.

Situasi selanjutnya pastinya terlampau merugikan Club Brugge dikarenakan tetap melakoni matchday keenam Desember mendatang. Apalagi lawan yang dihadapi adalah Real Madrid.

Club Brugge wajib berjuang terlampau keras untuk mempertahankan peringkat ketiga.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *